Monday, December 10, 2007

20 Langkah Membangun Rasa Percaya Diri

RASA PERCAYA DIRI SANGAT PENTING BAGI KEBAHAGIAAN DAN SUKSES ANDA

Ketika Anda memiliki rasa percaya diri, maka Anda akan tahu bagaimana caranya harus hidup. (Goethe)

Rasa Percaya Diri adalah Kunci Rahasia Pertama dari sukses seseorang. (Ralph Waldo Emerson)


Langkah-langkah membangun rasa percaya diri:
1. Ingatlah untuk selalu bersikap wajar. Hindari sikap yang dibuat-buat, pura-pura, over acting, atau mencari perhatian.

2. Perhatikan sikap tubuh Anda. Hindari sikap yang berkesan malas, loyo dan tidak bergairah. Belajarlah dari bintang-bintang film di televisi. Anda pasti bisa menilai perbedaan sikap orang yang PD dan yang kurang PD.

3. Ketika bicara, perhatikan nada suara. Usahakanlah untuk melafalkan setiap kata dengan jelas, tidak menggumam, mendesis atau berbisik. Selain itu pandanglah mata lawan bicara, jangan menunduk atau memandang ke arah lain.

4. Biasakanlah mengucapkan kata “terima kasih” dengan mantap dan tulus.

5. Bersikaplah tegas. Jangan berkata ‘ya’ pada saat hendak mengatakan ‘tidak’. Menjadi yesman mungkin aman tapi tidak sehat bagi harga diri Anda.

6. Lakukanlah segera apa yang bisa dilakukan sekarang. Hindari kebiasaan menunda dengan alasan malas atau tidak suka melakukannya. Penundaan bisa menghabat perkembangan rasa percaya diri.

7. Kenalilah kelebihan, kekurangan dan kelemahan diri sendiri. Kembangkanlah potensi diri dan perbaikilah kekurangan. Terimalah kelemahan yang tidak bisa diubah, dan beranilah mengubah kelemahan yang bisa diubah.

8. Berusahalah untuk selalu tampil rapi dan bersih. You feel great when you look good. Anda akan merasa nyaman ketika Anda tampil dengan baik.

9. Berusahalah untuk memperluas wawasan dan menambah pengetahuan. Orang yang percaya diri umumnya bukan tipe katak dalam tempurung.

10. Berusahalah untuk menjadi ahli atau professional dalam bidang tertentu meskipun tidak menjanjikan popularitas. Misalnya, piawai dalam memetik gitar, ahli memperbaiki motor, fasih berbahasa Inggris, jago main tennis, dsb.

11. Bila diperlukan, jangan ragu untuk meminta bantuan orang lain. Namun berjiwa besarlah untuk menerima penolakan.

12. Hindari kebiasaan mengeluh dan menggerutu. Curahkanlah isi hati hanya kepada orang yang tepat.

13. Kendalikanlah perasaan-perasaan negatif. Jangan larut dalam perasaan sedih, frustasi, iri hati dan sakit hati. Semua itu bisa merusak rasa percaya diri.

14. Ketika membicarakan orang lain, bicarakanlah kelebihan dan kebaikannya saja, bukan kekurangan atau keburukannya. Pribadi yang percaya diri tidak merasa superior dengan cara menjelekkan orang lain, dan tidak merasa inferior karena memuji orang lain.

15. Bila memungkinkan, bantulah orang lain menyelesaikan masalahnya. Tapi bukan untuk ikut campur dalam urusannya.

16. Beranilah mengakui kesalahan, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Jangan menutup-nutupinya.

17. Beranilah mencoba hal-hal baru yang menantang atau yang selama ini Anda hindari dengan alasan takut. Misalnya bicara dengan orang asing, mengikuti lomba karaoke, mengirim puisi ke majalah, bergabung dengan pecinta alam, dsb.

18. Jangan memberi gelar konyol kepada diri sendiri. Dan jangan mau juga ditempel gelar konyol oleh orang lain. Misalnya: si ceking, si gembrot, si tuyul, dsb.

19. Nikmatilah hidup. Tenangkanlah pikiran yang kacau, lepaskanlah beban dan raihlah kegembiraan. Carilah aktifitas yang menyenangkan. Misalnya berenang, baca novel, nonton, mancing, atau apa saja yang Anda senangi.

20. Bayangkanlah diri Anda sebagai pribadi yang percaya diri, dan bersikaplah sebagai orang yang percaya diri, lama kelamaan Anda akan benar-benar lebih percaya diri.

Rasa percaya diri bukan karunia tetapi hasil dari upaya yang terus-menerus untuk membangunnya. (nymph)
taken from any sources

Tuesday, December 4, 2007

My Indonesia

My Indonesia
A country of countries
Beautiful and full of ambience
Nostalgic when away

My Indonesia
A colony of diversity
The home of Nature God
A frequency of natural events part of life

My Indonesia
rich and ever green lands
a land of mountains sky high
All floating on top of waters

My Indonesia
The home of religion and culture
The home of art symbolic of Budha and Hindu
A land of temples and ghosts

My Indonesia
The inner of people explicit
People with smiles,love and tolerance
The home of sweet and hot food

Oh,My Indonesia
A country of best brains
Who welded the collections into one whole
Oh, how i love you......

Written by Gibriel Badjie from The Gambia-West Africa

Thursday, August 23, 2007

APAKAH “GRAMMAR” ITU?

Banyak orang yang mempelajari bahasa Inggris merasa kesulitan dengan grammar. Mereka menganggap bahwa grammar membuat mereka tambah pusing, stess dan takut. Bahkan ironisnya meskipun sudah mempelajari bahasa Inggris bertahun-tahun, masih saja ada yang belum mengerti apa itu grammar.

Grammar adalah sistem dari sebuah bahasa. Terkadang ada yang menterjemahkan grammar sebagai “aturan” dari sebuah bahasa; tetapi pada kenyataannya bahasa tidak mempunyai aturan. (Kecuali bahasa yang ditemukan seperti bahasa Esperanto. Dan jika Esperanto dibicarakan secara luas, maka aturan-aturannya akan menjadi sangat berbeda). Jika kita menggunakan kata “aturan”, sangat dianjurkan apabila orang tersebut menciptakan aturan terlebih dahulu dan baru kemudian berbicara dengan bahasa tersebut, seperti sebuah permainan baru. Tetapi bahasa tidaklah dimulai dengan cara demikian. Bahasa dimulai ketika orang mengeluarkan suara yang terangkai dalam kata-kata, frasa dan kalimat-kalimat. Semua bahasa yang ada di dunia terus berkembang seiring berjalannya waktu. No commonly-spoken language is fixed. Namun apa yang kita sebut grammar hanyalah sebuah refleksi sederhana dari sebuah bahasa pada suatu waktu tertentu.

Apakah kita perlu mempelajari grammar untuk mempelajari sebuah bahasa? Jawaban singkatnya adalah “tidak”. Banyak orang dari berbagai negara yang bisa “berbicara” sendiri, khususnya bahasa ibunya tanpa mempelajari grammarnya terlebih dahulu. Anak-anak mulai berbicara bahkan sebelum mereka tahu kata grammar. Tetapi jika Anda ingin mempelajari sebuah bahasa asing secara serius dan sungguh-sungguh, maka jawaban panjangnya dalah “YA, karena dengan mempelajari grammar dapat membantu Anda untuk mempelajari sebuah bahasa secara lebih cepat dan lebih efisien.” Sangat penting bagi Anda untuk memahami bahwa grammar sebagai sesuatu yang dapat membantu Anda, seperti halnya seorang kawan. Ketika Anda memahami bahwa grammar atau sistem dari suatu bahasa tersebut, Anda dapat memahami banyak hal dengan sendirinya, tanpa bertanya pada guru atau melihat buku.
Jadi, mulailah berpikir bahwa grammar adalah sesuatu yang baik, positif dan sesuatu yang dapat Anda gunakan untuk menemukan jalan Anda – seperti halnya petunjuk jalan atau sebuah peta. Dengan demikian tidak ada lagi kata takut, stress, dan pusing ketika Anda mempelajari bahasa Inggris.

Thursday, July 19, 2007

MEMBENTUK SIKAP MENTAL POSITIF

Para ahli psikologi telah membuktikan bahwa kualitas hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh sikap mentalnya. Orang yang mempunyai sikap mental negatif, cenderung menarik hal-hal yang negatif terjadi dalam hidupnya. Sebaliknya, orang yang mempunyai sikap mental positif, menarik hal-hal yang positif. Bila Anda ingin lebih bahagia, lebih sejahtera dan lebih berhasil, Anda perlu mengembangkan sikap mental yang positif. Bagaimana caranya? Uraian berikut ini akan menunjukkan kiat-kiat yang sudah terbukti dan teruji.

1. Berusahalah untuk selalu melihat sisi POSITIF di balik setiap situasi yang negatif. Ambillah hikmah di balik setiap musibah, carilah berkah di balik setiap masalah, petiklah pelajaran di balik setiap kegagalan. Dengan menemukan hal-hal POSITIF, Anda tidak akan dikalahkan oleh situasi yang negatif. Misalnya, anggaplah kegagalan sebagai sukses yang tertunda. Anggaplah hambatan-hambatan sebagai tantangan bukan ancaman. Jadikan kondisi sakit sebagai momen untuk mulai menghargai dan memelihara kesehatan.

2. Temukanlah sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat negatif. Sadarilah betapa semua itu sangat berpotensi merusak kehidupan dan kepribadian. Lalu, ubahlah dengan sikap, kebiasaan atau keyakinan yang bersifat POSITIF. Misalnya, kebiasaan menunda diganti dengan kebiasaan bertindak, sikap mudah putus asa diganti dengan sikap pantang menyerah, keyakinan bahwa masa depan suram diganti dengan keyakinan bahwa masa depan pasti cemerlang bila kita mempersiapkannya dengan baik.

3. Milikilah keyakinan bahwa untuk setiap masalah selalu ada jalan keluarnya. Tentu saja keyakinan itu sendiri tidak akan menyelesaikan masalah, namun keyakinan itu bisa membuat Anda lebih efektif dalam mengatasi masalah.

4. Biasakanlah mengatakan kebenaran yang POSITIF kepada diri sendiri. Tidak perlu menyangkal seakan-akan situasi yang negatif itu tidak ada. Akuilah dengan jujur keadaan sebenarnya, namun kalahkanlah dengan pernyataan yang POSITIF. Misalnya, “Hari ini saya memang gagal, tetapi besok pasti lebih baik”, “Ujian ini memang berat, tetapi saya pasti bisa lulus”, dsb.


5. Milikilah perbendaharaan kata-kata POSITIF sebanyak mungkin, dan royallah mengucapkannya. Misalnya, “Saya gembira”, “Saya tidak akan menyerah”, “Saya optimis akan berhasil”, dsb. Ingatlah selalu bahwa kata-kata yang diucapkan itu sangat mempengaruhi kehidupan Anda. Kata-kata yang negatif merusak kehidupan, sebaliknya kata-kata yang POSITIF membangun kehidupan yang berkualitas.
6. Carilah atmosfir POSITIF dan hiruplah sebanyak mungkin. Bergaullah dengan orang-orang yang berpikiran POSITIF, bijaksana dan berwawasan luas. Bacalah buku-buku atau artikel yang memotivasi Anda untuk maju. Kalau memungkinkan, rajinlah menghadiri seminar-seminar mengenai kepribadian dan pengembangan diri.

7. Waspadalah terhadap polusi negatif dari orang lain. Betapapun displinnya Anda menjaga pikiran, Anda tetap bisa terkontaminasi oleh kata-kata negatif yang diucapkan oleh orang lain kepada Anda. Misalnya, “Sudahlah, itu mustahil!”, “Kamu tidak akan berhasil”, “Hidup ini sulit”, “Krismon ini membuat kita miskin”, dsb. Jangan biarkan polusi dari luar itu merusak pikiran POSITIF Anda. Tangkallah dengan pernyataan yang POSITIF baik diucapkan maupun hanya di dalam hati. Ingat poin nomor 4.

8. Waspadalah terhadap munculnya perasaan negatif yang bisa merusak. Diantaranya: rasa putus asa, frustasi, depresi, benci, iri hati, dsb. Cobalah temukan penyebabnya dan akuilah dengan jujur , kemudian kendalikanlah dengan pikiran POSITIF. Misalnya, rasa iri hati bila ditelusuri mungkin bersumber dari perasaan tidak mampu pada diri sendiri. Dan itu seharusnya memacu kita untuk meningkatkan kemampuan. Rasa frustasi dan depresi mungkin akibat kekecewaan yang berakumulasi. Cobalah menetralisir dengan mencari hiburan, refresing, dsb.

9. Perkuatlah pikiran yang POSITIF dengan perbuatan-perbuatan POSITIF. Sebagai contoh: olahraga pagi adalah tindakan POSITIF dibandingkan bermalas-malasan di tempat tidur, berpenampilan rapih lebih POSITIF dibandingkan dengan penampilan seadanya, bergaul lebih POSITIF daripada mengurung diri di rumah, bermain musik atau membaca lebih POSITIf dibandingkan melamun, dsb.

10. Biasakanlah mengucapkan syukur dengan sungguh-sungguh. Bukti-bukti menunjukkan bahwa ada kekuatan di balik ucapan syukur. Orang-orang yang bisa mensyukuri hidup adalah orang-orang yang dapat lebih menikmati hidup karena bagi mereka hidup adalah anugerah yang luar biasa. Bila Anda mengalami kesulitan untuk mengucapkan syukur, kunjungilah teman yang sedang dirawat di rumah sakit, mampirlah ke Panti Asuhan atau Rumah Jompo. Nanti Anda bisa mulai mensyukuri kehidupan dan kesehatan yang tidak ternilai harganya.

11. Percayalah dan serahkanlah seluruh hidup Anda kepada Tuhan. Ini adalah langkah utama untuk dapat membentuk sikap mental POSITIF. Hubungan yang baik dengan Tuhan akan membuat Anda merasa damai sejahtera. Dengan hati yang sejahtera, Anda dapat hidup lebih tenang, lebih realistis, dan lebih POSITIF. (nymph)

Monday, June 18, 2007

A Special Man...

There's a special man in the world
Whose heart is full of love;
Whose soul is overflowing with courage and strength;
Whose hands are gentle;
Whose arms are warm;
Whose eyes bespeak caring and understanding;
Whose words lend courage and inspiration;
and whose every action says, "I love you."
I call him "Dad"
and I'm grateful for him.
Taken from www.passionup.com

Tiada

Ketika cinta tlah pergi dari jiwa
Terbanglah bahagia dari raga
Tersembunyi sayang di hati
Hilang senyum di bibir
Terkubur tawa bersama cerita lama

Hanya duka… lara…
Dan nestapa… menyapa
Memeluk air mata yang menetes
Dari pelupuk mata

Pelangi

I.....Kau bagai pelangi
Begitu indah

Namun teramat tinggi

I..... Sinarmu begitu terang
Seterang bintang di langit kelam
Silaukan akalku, butakan mataku
Membuatku murtad
Lupa akan segala kesetiaan


I .....Kapan kau ijinkan aku
Menembus cakrawala mejikuhibiniu

Who Is He?

Who is he……
The one who’ll fill my days with his laughter
Who will make my heart beating faster every time his name is called
Whose heart will stole my heart
Whose hand will hold me tight in his arms
And wipe my tears when I cry
Whose eyes will always shine on love to me
And see me warmly with his love
Whose mouth will always sing a love song to me
and say my name passionately
Whose ears will always hear my sorrow
Whose face will always come into my dreams
Whose breath will I breathe in
Who will always make me smile and happy
Who will drown me in the ocean of love
Who will fly with me to heaven
Who……???

Thursday, June 14, 2007

Kasihku Hanya Untukmu

Kukenal kau saat damba menerpa
Ada yang mengganjal, terselip di relung hati
Seakan mengusik diri yang dahaga
Ingin meraih mimpi dalam angan, namun…
Hadir bayang-bayang merah muda
Kemudian merenggut segala kemabukan
Untuk mengusik khayalan

Hadirmu bagai mentari yang selalu memberikan kehangatan
Akan tetapi kau pergi kala petang datang menjelang
Namun kehangatanmu selalu meninggalkan kenangan
Yang mungkin tiada pernah kau sadari
Akh, aku begitu menikmatinya

Untukmu belahan jiwa
Nanti, bila saatnya tiba ku tak ingin kau bekap segala asa
Tapi tuangkanlah sgala asmara
Untuk menggapai nirwana
Kemudian kita kan bersama mengukir mimpi
Melalui cerianya hari esok yang selalu kita miliki
Untuk merangkai sgala asa dan cita cinta kita

Asa…

Satu rasa yang menggolora di dalam sukma
Untuk menggapai cita dan cinta

Rindu…

Rasa yang biru di dalam kalbu
Menggebu ingin selalu bertemu

Cinta…

Lima huruf dalam satu kata
Kini kuingin merasakannya

Questions to Uncertainty

Yesterday I had some questions to uncertainty
I wondered why anxiety comes around?
What does loneliness do
So that it makes me feel lonely?
How peaceful disappear?
Where the certainty hide? And
Who will pick happiness up?

What do I care?
Why do I have to worry?
If the sun will shine brightly tomorrow
If the hope will fulfil it’s promises
If I’m still alive…

Warna Cinta

Cintaku putih,  
Rinduku biru
Menggebu dalam ungu 
Terpuruk di romantisme merah jambu
Membara dalam merah menyala
Tenggelam keabadian hitam
Dalam harap yang hijau
Akan kebanggaan kuning jingga 
Marahku terperah darah 
Dalam cemberut yang coklat
Akan keraguan abu-abu 
Maaf pembaca, sayang……Catnya habis

Hadirmu

Bagai sang mentari yang terbit di kala pagi
Begitu kau hadir di hidupku
Berikan kehangatan dan sesekali sengatan
Panaskan hasrat dari dinginnya jiwa
Lumerkan bekunya hati dari ketakutan
Akan menguapnya asmara di hati

Kau datang padaku
Seperti sang malam yang hadir gantikan sang pagi
Perlahan… bawa kesunyian, keheningan
Tenangkan gundah jiwa
Dibawah temaram sinar rembulan
Mencumbu hati tuk jatuh dipelukan
Mengajakku tuk terlelap dalam rimba pesonamu
Berkelana bersama menuju nirwana

Bagai ombak bergulung menyisir tepi pantai
Sosokmu mengalir pasti
Di dalam aliran darahku

Padamu

Kubisikkan rinduku pada Sang Bayu
Dan berharap kan disampaikannya padamu

Kutitipkan cintaku pada Sang Sungai
Berharap kan dibawanya menuju muara hatimu
Kan mengalir semakin jauh…
Kemudian tenggelam dan menyelam
Dalam samudra cintamu

Kupintakan kasihmu pada Sang Mentari
Kuingin sinarnya kan terangi jalanku
Hangatkan jiwaku
Cairkan bekunya hati

Kuserahkan asaku pada Sang Malam
Dengan harap ku kan ditemaninya
Dihantarkanku pada Sang Mimpi
Disampaikanku padamu:
Dimana kudapati bahagiaku disampingmu
Dimana kutemukan hasratku denganmu
Dimana terusaikan rinduku padamu
Dimana terbalaskan cintaku olehmu

Harapku, inginku, asaku, hasratku:
KAMU

Ketika

Ketika aku berlari dari angan
Menyusuri hutan kebimbangan
Pohon-pohon berlarian
Seakan tertawa mengejekku
Terbahak-bahak menertawakan
Kedunguanku

Ketika kucoba menekuri hari-hari kita
Mataku berusaha tuk merayapi suasana
Kulihat ada mendung menggayut di sana
Larut terkungkung dalam hari-hari lalu
Yang telah kita lewati

Ketika aku makin terpuruk dalam kerinduan
Tak ada sepotong katapun yang terlontar
Yang kurasa hanyalah…
Ada sesuatu yang memanas di pelupuk mata
Kristal-kristal bening mencoba menyeruak
Lewat sudut mata yang hampa

Ketika aku telah terdampar di pulau cintamu
Yang penuh duri dan semu
Ku hanya mampu:
Merenungkanmu……

Rindu Pada Yang Hampa

Dikala angin bergerak gelisah
Hatiku menjerit, meraung-raung
Berteriak ingin berteduh dalam sorot matamu
Untuk mengadukan semua kekecewaan hati
Menumpahkan beban kehidupan
Yang terasa berat dipunggung
Saling membagi perasaan
Yang terhalang embun di sudut mata

Tapi kenyataannya…
Jurang terlalu jauh menganga
Tak mampu menyatukan kita
Meski keinginan itu
Terus menggedor hatiku
Untuk selalu terlelap dalam pelukanmu

Betapa perih kurasa…
Bukan karena luka di raga,
Tetapi raga yang tiada jumpa
Dan lebih dari itu
Luka itu kian menganga
Jauh di lubuk hati
Sakit dan memilukan

Ketika Tlah Pergi

Ketika kasih yang kurindu
Dan cinta yang kudamba
Tlah pergi dari hidupku

Akulah duka nestapa
Akulah sedih
Akulah air mata
Akulah kecewa
Akulah kegagalan
Akulah keburukan
Akulah kemalangan

Tiada bahagia bersama
Tiada tawa dalam canda
Tiada kesuksesan yang tercapai
Tiada kebaikan di diri
Tiada sayang yang membayang 
Tiada cinta terasa


 June 11th, 2004

Sesal

Ada sesal,
Menyeruak dari dalam dada
Ingat ketololanku waktu itu
Memberikan seluruh hatiku
Serahkan sgala cintaku : padamu

Namun ternyata…
Matamu buta
Hatimu binasa

: tak tahu diberi cinta suci
May 2nd, 1999

Rindu

Ketika rindu mengharu biru
Khayalku mengingat senyummu
Menusuk…
Merayu…
Mencumbu…Menyeruak segala nafsu

SMOSA

Kau beda dari sgala yang pernah kujumpa
Tak pernah tebarkan pesona
Tak pernah dendangkan cinta

Kau begitu kaku…
Lugu…

Kau hanya senyum ketika kurayu
Kau hanya diam saat kucumbu
: aku ragu

Anganku terhempas
Cintaku kandas
Diammu musnahkan sgala asaku 
May 2nd, 1999

Untuk Yang Tercinta

Ketika kutorehkan tinta ini
Aku tak berharap
Kau sambut ungkapan rasa
Kemudian kau petikkan aku bintang
Dan kau tahtakan beribu permata

Cukup saja
Kau beri aku harap
Untuk mengarungi samudra asa
Bersama bayang merah jingga
Agar tetap membara
Dalam gelegak tuak cinta

Sebab beginilah cinta:
Hanya sebuah fatamorgana

Tanya Pada Ketidakpastian

Ada tanya tentang ketidakpastian
Pada diri yang dahaga
Sedang asa kering sudah

Angan ke angan:
Kapan kau petikkan aku impian???
Zaman ke zaman:
Kapan kau bebaskan aku,
Dari belenggu kesendirian???

Dan bertaburlah gundah
Tatkala tanya tiada jawab
Ketika sepi berteman nestapa
Saat duka bersama lara
Kapan duka lara berganti suka cita???

Kucari…
Dia berlari
Kukejar…
Dia menghilang
Kemana, dimana
Ada jawab dari ketidakpastian???

Ya Rabb

Bertanya hati tentang pentingnya harapan
Adalah putus asa sebuah gambaran
Hanya Engkau harapan tanpa batas
Adalah rahmat-Mu mendahului muka-Mu

Menunggu dalam kerinduan

Menunggu merupakan suatu keindahan
Ketika diselimuti dengan kerinduan
Ada penantian…
Pengorbanan…
Keinginan…
Kekhawatiran…
Penderitaan…
Dan… harapan
Yang berkecamuk dengan segala macam perasaan di dada
August 8th, 2004

Tuesday, June 12, 2007

That Man… (Part 1)

That man loves my mother truly. 
He loves her in any breath he takes. 
He loves her like he never loved before. 
He adores my mom in anyway and takes her as she is. 
He always tries to make her smile and happy. 
He can’t bear to see tears fall over her eyes. 
He always gives his rough hand to wipe her tears away and gives his arms to hold her. 
He always sings a lovely songs for her when the night comes. 
He also loves my mother’s daughters so much. 
He tries hard to make them feel comfort and safe. 
He always convinces them that he’ll always be there for them. 
He’ll always protect them from any danger.
And of course he says that he’ll always love them sincerely ‘till the death do apart.

A Candle In The Dark

When I lost in the darkness
I didn’t know where I was
I didn’t know what to do
I didn’t know where to go

Then you came to me slowly
With your gloomy light
Opened my eyes, warmed my heart, and brighten my way
Lifted me up from the darkness
Guided me to the right way

But storm and wind estinguished you
So I lost you again
Like a mouldy wood
Has no resisting-power anymore

My candle…
Don’t you know
That I’m still waiting for your gloomy light
Guided me out of this darkness

Tuesday, June 5, 2007

A Trial

This is my first time to make a blog. I still have no idea what am I suppose to write. Maybe later, after I'm getting used to it. My curiosity and the passion of challange encourage me to try to write something. I'm not good at writing but I think I'm wrong, because I've already enjoy writting something.
See ya on my next thought.
Best Regards,
BUDA