Friday, August 15, 2008

10 Kiat Utama Menjadi Seorang Pribadi yang Disukai

Betapa berharganya nasehat orang-orang besar yang bijak. Betapa tinggi nilainya pengalaman orang-orang yang sukses dalam hidup. Betapa mahalnya pelajaran dari para ahli yang profesional dibidang hubungan sosial. Sebagian kecil dari nasehat, pengalaman dan pelajaran itu disarikan dalam uraian berikut ini. Khusus bagi Anda yang punya kemauan untuk menjadi seorang Pribadi yang lebih baik, Pribadi yang disukai.

1. ROYALLAH DALAM MEMBERIKAN PUJIAN 
Pujian itu seperti air segar yang bisa menawarkan rasa haus manusia akan penghargaan. Dan kalau Anda selalu siap membagikan air segar itu kepada orang lain, Anda berada pada posisi strategis untuk disukai oleh orang lain. Bukalah mata lebar-lebar untuk selalu melihat sisi baik pada sikap dan perbuatan orang lain. Lalu pujilah dengan tulus. Pujian yang tulus keluar dari hati dengan tujuan menghargai orang lain, menyenangkan hatinya dan mendorong semangatnya.

2. BUATLAH ORANG LAIN MERASA DIRINYA SEBAGAI ORANG PENTING 
Tunjukkan dengan sikap dan ucapan bahwa Anda menganggap orang lain itu penting. Misalnya, jangan biarkan orang lain menunggu terlalu lama, katakanlah maaf atas keterlambatan atau kesalahan Anda, tepatilah janji, bersikaplah ramah, dsb.

3. JADILAH PENDENGAR YANG BAIK 
Kalau bicara itu perak dan diam itu emas, maka pendengar yang baik lebih mulia dari keduanya. Pendengar yang baik adalah pribadi yang dibutuhkan dan disukai oleh semua orang.  Berilah kesempatan kepada orang lain untuk bicara, ajukan pertanyaan dan buat dia bergairah untuk terus bicara. Dengarkanlah dengan antusias, dan jangan menilai atau menasehati bila tidak diminta.

4. USAHAKANLAH UNTUK SELALU MENYEBUTKAN NAMA ORANG DENGAN BENAR
Umumnya orang tidak suka bila namanya disebut secara salah atau sembarangan. Nama adalah milik berharga yang bersifat sangat pribadi. Kalau ragu, tanyakanlah bagaimana melafalkan dan menulis namanya dengan benar. Misalnya, orang yang dipanggil “Wilyem” itu ditulisnya “William”, “Wiliam” atau “Wilhem”? Sementara bicara, sebutlah namanya sesering mungkin. Menyebut “Andre” lebih baik dibandingkan “Anda”. “Pak Peter” lebih enak kedengarannya daripada sekedar “Bapak”. Begitupun “Irma” lebih suka disebut namanya daripada dipanggil “Mbak”.

5. BERSIKAPLAH RAMAH 
Keramahan memecahkan kebekuan dan kekakuan suasana. Keramahan membuat orang lain merasa diterima dan dihargai. Keramahan membuat orang lain merasa betah di dekat Anda. Keramahan merupakan daya tarik yang disukai orang lain.

6. BERMURAH HATILAH
Anda tidak akan menjadi miskin karena memberi dan tidak akan kekurangan karena berbagi. Seorang yang sangat bijak pernah menulis, ‘Orang yang murah hati berbuat baik kepada dirinya sendiri’. Dengan demikian kemurahan hati disatu sisi baik buat Anda, dan disisi lain berguna bagi orang lain. Orang yang murah hati lebih mudah diterima dan dihargai dibandingkan orang yang egois, pelit dan hanya ingin diberi.

7. HINDARI KEBIASAAN MENGKRITIK, MENCELA ATAU MENGANGGAP REMEH 
Semua itu menyerang lansung ke pusat harga diri dan bisa membuat orang mempertahankan diri dengan sikap yang tidak bersahabat. Ingatlah bahwa umumnya orang tidak suka kelemahannya diketahui oleh orang lain, apalagi diserang.

8. BERSIKAPLAH ASERTIF
Orang yang disukai bukanlah orang yang selalu berkata ‘Ya’, tetapi orang yang bisa berkata ‘Tidak’ bila diperlukan. Sewaktu-waktu bisa saja prinsip atau pendapat Anda berseberangan dengan orang lain. Anda tidak harus menyesuaikan diri atau memaksa mereka menyesuaikan diri dengan Anda. Jangan takut untuk berbeda dengan orang lain. Yang penting perbedaan itu tidak menimbulkan konflik, tapi menumbuhkan sikap pengertian. Bagaimanapun sikap asertif selalu lebih dihargai dibandingkan sikap ‘Yesman’.

9. APA YANG ANDA INGIN ORANG LAIN PERBUAT KEPADA ANDA 
Perlakuan apapun yang Anda inginkan dari orang lain yang dapat menyukakan hati, itulah yang harus Anda lakukan terlebih dahulu, Anda harus memulai mengambil inisiatif. Bagi sebagian orang tampaknya tidak mungkin untuk mengorbankan keinginan diri sendiri dan memberikannya kepada orang lain. Namun itulah harga yang harus dibayar untuk menjadi pribadi yang disukai.

10. CINTAILAH DIRI SENDIRI
Mencintai diri sendiri berarti menerima diri apa adanya, menyukai dan melakukan apapun yang terbaik untuk diri sendiri. Ini berbeda dengan egois yang berarti mementingkan diri sendiri atau egosentris yang berarti berpusat kepada diri sendiri. Semakin Anda menyukai diri sendiri, semakin mudah Anda menyukai orang lain, maka semakin besar peluang Anda untuk disukai orang lain. Dengan menerima dan menyukai diri sendiri, Anda akan mudah menyesuaikan diri dengan orang lain, menerima mereka dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, bekerjasama dengan mereka, dan menyukai mereka. Pada saat yang sama Anda memancarkan pesona pribadi yang disukai orang lain.

No comments: