Thursday, May 3, 2012

Tips Memilih Popok Bayi

Iklan popok bayi (dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah diaper) di televisi seringkali sangat menarik perhatian kita, baik bagi orang yang sudah memiliki anak maupun yang belum menikah.  Berbagai macam gaya dan tingkah bayi dalam mengiklankan popok selalu membuat kita gemas, dari mulai bayi yang berlari-lari kesana kemari - untuk mengiklankan popok bagi bayi yang aktif, maupun bayi yang sedang tidur - untuk mengiklankan popok bayi untuk malam hari.  Saat Anda memiliki bayi pertama kali dan Anda harus membeli popok untuk bayi Anda, mungkin kemudian Anda mulai berpikir bahwa memilih dan membeli popok bayi sangatlah sulit.  Dan kenyataannya tidaklah sesulit yang Anda bayangkan.  Anda hanya perlu membuat satu keputusan dan mempertahankan keputusan Anda tersebut.

Karena memilih popok bayi hanya semudah itu, maka iklan TV dan semua perusahaan popok mencoba meyakinkan kita bahwa kita perlu semua jenis popok dan tentunya merek merekalah yang terbaik.  Tetapi sekali Anda membuat keputusan maka yang perlu Anda lakukan adalah tetap bertahan pada keputusan Anda tersebut.

Sebetulnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara popok yang satu dengan yang lain.  Ada beberapa hal sederhana yang memang menjadi fungsi dasar dari popok tersebut dan sisanya hanyalah pelengkap saja. Awalnya mungkin Anda belum bisa membuat keputusan yang tepat karena setiap bayi adalah unik dan memiliki sifat serta tingkat sensitifitas yang berbeda, tetapi setelah Anda melalui itu semua maka Anda akan tahu persis apa yang disukai dan dibutuhkan bayi Anda.

Yang paling utama harus diperhatikan pada saat memilih popok bayi adalah kesesuaian ukuran.  Popok harus kuat dan kencang tetapi jangan terlalu kencang.  Popok juga harus bisa menahan bocor dan tentu saja bisa melindungi dari bau.  Popok yang baik seharusnya juga mudah untuk diganti mengingat Anda akan sering melakukan hal ini. 

Hal lain yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan adalah kecocokan kulit bayi Anda terhadap popok.  Sekali lagi perlu Anda ingat bahwa setiap bayi memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda satu dengan yang lain.  Saat menggunakan merek popok A seorang bayi mungkin mengalami ruam popok namun tidak dengan bayi yang lain.  Untuk itu, pada waktu pertama kali membeli suatu merek popok, sebaiknya Anda membeli satu kemasan kecil terlebih dahulu untuk mencoba cocok atau tidaknya kulit bayi Anda dengan popok tersebut.

Selain itu, pada saat Anda membeli popok bayi, yang perlu Anda perhatikan adalah berat, usia dan ukuran bayi Anda.  Semua kemasan popok biasanya bertuliskan informasi-informasi yang diperlukan, yang Anda perlukan hanyalah memilih kemasan yang tepat bagi bayi Anda.  Pada umumya popok dibagi menjadi 3 ukuran yaitu: Small, Medium dan Large, namun ada juga beberapa produk yang menyediakan ukuran XL hingga XXL.  Popok akan pas bila sesuai dengan berat bayi.  Sehingga untuk memilih ukuran popok yang tepat untuk bayi Anda, terlebih dahulu Anda harus tahu berapa berat bayi Anda.

Saat bayi Anda masih sangat kecil atau dibawah usia 1 tahun, sebaiknya Anda menggunakan popok yang menggunakan perekat.  Dan ketika bayi Anda sudah mulai berjalan sebaiknya Anda memilih popok celana karena lebih efisien mengingat bayi Anda sudah mulai sangat aktif bergerak.  Namun popok celana miliki kelemahan pada saat Anda menggantinya, terutama jika bayi Anda buang air besar di popok sehingga pada saat mengganti Anda harus sangat berhati-hati sehingga tidak berantakan.

Pada era modern seperti saat ini banyak orang tua yang lebih memilih menggunakan popok sekali pakai untuk bayi mereka.  Hal ini dikarenakan popok tersebut lebih mudah dan lebih praktis.  Namun orang tua yang menggunakan popok kain untuk bayi mereka juga masih ada karena popok ini dapat digunakan berkali-kali.  Dengan mencuci dan merebusnya, semua popok menjadi baru kembali.  Anda bisa juga mencoba menggunakan popok kain ini, selain mudah juga sangat hemat untuk kantong Anda.  Popok ini juga aman dari penyebab ruam popok karena frekuensinya yang lebih sering diganti setiap kali bayi mengompol atau buang air besar dan bahannya yang lembut lebih nyaman untuk kulit bayi.  Saat ini popok kain juga sudah diinovasi sehingga ketika bayi mengompol  tidak langsung basah atau tembus seperti popok kain biasa, bahkan popok kain ini bisa menahan hingga 2-3 kali pipis bayi.  Popok kain ini sudah banyak disediakan di toko perlengkapan bayi dan tersedia dengan ukuran: Small, Medium maupun Large.  Namun yang perlu Anda ingat ketika Anda mencuci popok kain ini, sebaiknya Anda mencucinya secara manual/menggunakan tangan, karena apabila Anda mencuci menggunakan mesin cuci akan mudah merusak lapisan didalam popok yang dapat menahan pipis bayi.  Meski harus dicuci secara manual, popok ini sangat mudah mencucinya pun pada saat bayi buang air besar di popok.  Anda cukup menyiram kotoran bayi dengan air tanpa perlu menguceknya terlebih dahulu.  Baru setelah popok bersih dari semua kotoran, Anda tinggal mencucinya dengan deterjen/sabun.

Namun bila Anda masih tetap ingin menggunakan popok sekali pakai dan ingin berhemat, saat ini popok sekali pakai tersebut  juga disediakan dalam kemasan berukuran besar sehigga harganyapun lebih murah dan Anda tetap dapat menghemat untuk keperluan lain. 

Nah, sekarang sudah tidak bingung lagi kan, untuk memilih popok yang tepat untuk bayi Anda?

No comments: