Iklan popok bayi (dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah diaper) di
televisi seringkali sangat menarik perhatian kita, baik bagi orang yang sudah
memiliki anak maupun yang belum menikah.
Berbagai macam gaya dan tingkah bayi dalam mengiklankan popok selalu
membuat kita gemas, dari mulai bayi yang berlari-lari kesana kemari - untuk
mengiklankan popok bagi bayi yang aktif, maupun bayi yang sedang tidur - untuk
mengiklankan popok bayi untuk malam hari.
Saat Anda memiliki bayi pertama kali dan Anda harus membeli popok untuk
bayi Anda, mungkin kemudian Anda mulai berpikir bahwa memilih dan membeli popok
bayi sangatlah sulit. Dan kenyataannya
tidaklah sesulit yang Anda bayangkan.
Anda hanya perlu membuat satu keputusan dan mempertahankan keputusan
Anda tersebut.
Karena memilih popok bayi hanya semudah itu, maka iklan
TV dan semua perusahaan popok mencoba meyakinkan kita bahwa kita perlu semua
jenis popok dan tentunya merek merekalah yang terbaik. Tetapi sekali Anda membuat keputusan maka
yang perlu Anda lakukan adalah tetap bertahan pada keputusan Anda tersebut.
Sebetulnya tidak ada perbedaan yang signifikan antara
popok yang satu dengan yang lain. Ada
beberapa hal sederhana yang memang menjadi fungsi dasar dari popok tersebut dan
sisanya hanyalah pelengkap saja. Awalnya mungkin Anda belum bisa membuat
keputusan yang tepat karena setiap bayi adalah unik dan memiliki sifat serta
tingkat sensitifitas yang berbeda, tetapi setelah Anda melalui itu semua maka
Anda akan tahu persis apa yang disukai dan dibutuhkan bayi Anda.
Yang paling utama harus diperhatikan pada saat memilih
popok bayi adalah kesesuaian ukuran.
Popok harus kuat dan kencang tetapi jangan terlalu kencang. Popok juga harus bisa menahan bocor dan tentu
saja bisa melindungi dari bau. Popok
yang baik seharusnya juga mudah untuk diganti mengingat Anda akan sering
melakukan hal ini.
Hal lain yang tidak kalah penting untuk Anda perhatikan
adalah kecocokan kulit bayi Anda terhadap popok. Sekali lagi perlu Anda ingat bahwa setiap
bayi memiliki tingkat sensitifitas yang berbeda satu dengan yang lain. Saat menggunakan merek popok A seorang bayi
mungkin mengalami ruam popok namun tidak dengan bayi yang lain. Untuk itu, pada waktu pertama kali membeli
suatu merek popok, sebaiknya Anda membeli satu kemasan kecil terlebih dahulu
untuk mencoba cocok atau tidaknya kulit bayi Anda dengan popok tersebut.
Selain itu, pada saat Anda membeli popok bayi, yang perlu
Anda perhatikan adalah berat, usia dan ukuran bayi Anda. Semua kemasan popok biasanya bertuliskan
informasi-informasi yang diperlukan, yang Anda perlukan hanyalah memilih
kemasan yang tepat bagi bayi Anda. Pada
umumya popok dibagi menjadi 3 ukuran yaitu: Small, Medium dan Large, namun ada
juga beberapa produk yang menyediakan ukuran XL hingga XXL. Popok akan pas bila sesuai dengan berat
bayi. Sehingga untuk memilih ukuran
popok yang tepat untuk bayi Anda, terlebih dahulu Anda harus tahu berapa berat
bayi Anda.
Saat bayi Anda masih sangat kecil atau dibawah usia 1
tahun, sebaiknya Anda menggunakan popok yang menggunakan perekat. Dan ketika bayi Anda sudah mulai berjalan
sebaiknya Anda memilih popok celana karena lebih efisien mengingat bayi Anda
sudah mulai sangat aktif bergerak. Namun
popok celana miliki kelemahan pada saat Anda menggantinya, terutama jika bayi
Anda buang air besar di popok sehingga pada saat mengganti Anda harus sangat
berhati-hati sehingga tidak berantakan.
Pada era modern seperti saat ini banyak orang tua yang
lebih memilih menggunakan popok sekali pakai untuk bayi mereka. Hal ini dikarenakan popok tersebut lebih
mudah dan lebih praktis. Namun orang tua
yang menggunakan popok kain untuk bayi mereka juga masih ada karena popok ini
dapat digunakan berkali-kali. Dengan mencuci
dan merebusnya, semua popok menjadi baru kembali. Anda bisa juga mencoba menggunakan popok kain
ini, selain mudah juga sangat hemat untuk kantong Anda. Popok ini juga aman dari penyebab ruam popok
karena frekuensinya yang lebih sering diganti setiap kali bayi mengompol atau
buang air besar dan bahannya yang lembut lebih nyaman untuk kulit bayi. Saat ini popok kain juga sudah diinovasi
sehingga ketika bayi mengompol tidak
langsung basah atau tembus seperti popok kain biasa, bahkan popok kain ini
bisa menahan hingga 2-3 kali pipis bayi.
Popok kain ini sudah banyak disediakan di toko perlengkapan bayi dan
tersedia dengan ukuran: Small, Medium maupun Large. Namun yang perlu Anda ingat ketika Anda
mencuci popok kain ini, sebaiknya Anda mencucinya secara manual/menggunakan
tangan, karena apabila Anda mencuci menggunakan mesin cuci akan mudah merusak lapisan
didalam popok yang dapat menahan pipis bayi.
Meski harus dicuci secara manual, popok ini sangat mudah mencucinya pun
pada saat bayi buang air besar di popok.
Anda cukup menyiram kotoran bayi dengan air tanpa perlu menguceknya
terlebih dahulu. Baru setelah popok
bersih dari semua kotoran, Anda tinggal mencucinya dengan deterjen/sabun.
Namun bila Anda masih tetap ingin menggunakan popok
sekali pakai dan ingin berhemat, saat ini popok sekali pakai tersebut juga disediakan dalam kemasan berukuran besar
sehigga harganyapun lebih murah dan Anda tetap dapat menghemat untuk keperluan
lain.
Nah, sekarang sudah tidak bingung lagi kan, untuk memilih
popok yang tepat untuk bayi Anda?
No comments:
Post a Comment